AWAL MULA
SPIRIT KAMI.
Didirikan tepat pada 4 April 2020, Kopi Sadis muncul sebagai antitesis dari coffeeshop konvensional yang ada pada saat itu. Di tengah hiruk pikuk Tembung yang belum tersentuh tren kafe modern, kami memberanikan diri untuk menjadi pionir.
Membawa konsep Industrial-Retro, kami tidak hanya menjual kopi, tetapi menjual atmosfer. Penggunaan material ekspos seperti bata merah dan semen kasar adalah bentuk kejujuran arsitektur yang kami tawarkan—tempat di mana semua orang bisa merasa diterima apa adanya.
SADIS: Santainya tuh Di Sini.
Nama "SADIS" seringkali diasosiasikan dengan hal yang menyeramkan. Namun bagi kami, SADIS adalah janji sebuah kenyamanan. Kami mengubah stigma tersebut menjadi akronim yang kini melekat di hati anak muda Medan dan Tembung.
PENCETUS TREN
(THE TRIGGER).
Sebelum kehadiran Kopi Sadis, Jalan Nusantara Tembung bukanlah destinasi kuliner utama. Namun, visi kami untuk menciptakan tempat nongkrong yang *instagramable* dan nyaman secara perlahan mengubah lanskap ekonomi kawasan ini.
Kini, setelah hampir satu dekade, Kopi Sadis tetap berdiri tegak sebagai destinasi visual yang menampung lebih dari 200 jiwa setiap harinya untuk merayakan persahabatan, produktivitas, dan tentu saja, secangkir kopi otentik.